A.
Definisi
1.
Definisi
menurut Wikipedia
Informasi adalah pesan (ucapan atau ekspresi) atau kumpulan pesan
yang terdiri dari order sekuens dari simbol, atau makna yang dapat ditafsirkan dari pesan atau kumpulan
pesan. Informasi dapat direkam atau ditransmisikan. Hal ini dapat dicatat
sebagai tanda-tanda, atau sebagai sinyal berdasarkan gelombang. Informasi adalah jenis acara yang mempengaruhi suatu negara
dari sistem dinamis. Para konsep memiliki banyak arti lain dalam konteks yang
berbeda.[1] Informasi bisa di katakan sebagai pengetahuan yang
didapatkan dari pembelajaran, pengalaman, atau instruksi [2]. Namun, istilah ini memiliki banyak arti bergantung pada
konteksnya, dan secara umum berhubungan erat dengan konsep seperti arti, pengetahuan, negentropy, Persepsi, Stimulus, komunikasi, kebenaran, representasi, dan rangsangan mental.
2.
Definisi
Menurut Para Ahli
·
Abdul Kadir
(2002: 31); McFadden dkk (1999) mendefinisikan informasi sebagai
data yang telah diproses sedemikian rupa sehingga meningkatkan pengetahuan
seseorang yang menggunakan data tersebut.
·
Azhar
Susanto (2004:46) dalam bukunya Sistem Informasi Akuntansi, menyatakan
bahwa informasi adalah hasil pengolahan data yang memberikan arti dan manfaat.
·
Burch dan Strater menyatakan bahwa
informasi adalah pengumpulan atau pengolahan data untuk memberikan pengetahuan
atau keterangan.
·
George R.
Terry berpendapat bahwa informasi adalah data yang penting yang memberikan
pengetahuan yang berguna.
·
Jogianto
(2004:8) dalam bukunya yang berjudul Analisis dan Desain Sistem Informasi,
berpendapat bahwa informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang lebih
berguna bagi yang menerimanya.
B. Siklus Informasi
Secara umum informasi dapat
didefinisikan sebagai hasil dari pengolahan data dalam suatu bentuk yang
lebih berguna dan lebih berarti bagi penerimanya yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian
yang nyata yang digunakan untuk pengambilan keputusan.
Sumber dari informasi adalah data. Data adalah kenyataan yang menggambarkan
suatu kejadian-kejadian dan kesatuan nyata. Kejadian-kejadian adalah sesuatu
yang terjadi pada saat tertentu. Di dalam dunia bisnis, kejadian-kejadian
yang sering terjadi adalah transaksi perubahan dari suatu nilai yang disebut
transaksi. Kesatuan nyata adalah berupa suatu obyek nyata seperti tempat, benda
dan orang yang betul-betul ada dan terjadi.
Data merupakan bentuk yang masih mentah, belum dapat bercerita banyak
sehingga perlu diolah lebih lanjut. Data diolah melalui suatu metode untuk
menghasilkan informasi. Data dapat berbentuk simbol-simbol semacam huruf,
angka, bentuk suara, sinyak, gambar, dsb.
Data yang diolah melalui suatu model menjadi informasi, penerima kemudian
menerima informasi tersebut, membuat suatu keputusan dan melakukan tindakan,
yang berarti menghasilkan suatu tindakan yang lain yang akan membuat sejumlah
data kembali. Data tersebut akan ditangkap sabagai input, diproses kembali
lewat suatu model dan seterusnya membentuk suatu siklus. Siklus informasi ini
dapat digambarkan sebagai berikut :
C. Mutu Informasi
1.
Kualitas Informasi
Kualitas informasi ditentukan oleh
beberapa faktor yaitu sebagai berikut :
·
Keakuratan dan teruji kebenarannya yaitu Informasi
harus bebas dari kesalahan-kesalahan dan tidak menyesatkan.
·
Kesempurnaan
informasi yaitu Informasi disajikan dengan lengkap tanpa pengurangan,
penambahan, dan pengubahan.
·
Tepat waktu yaitu Infomasi harus disajikan secara
tepat waktu, karena menjadi dasar dalam pengambilan keputusan.
·
Relevansi yaitu Informasi akan memiliki nilai manfaat
yang tinggi, jika Informasi tersebut dapat diterima oleh mereka yang
membutuhkan.
·
Mudah dan murah yaitu Apabila cara dan biaya untuk
memperoleh informasi sulit dan mahal, maka orang menjadi tidak berminat
untuk memperolehnya, atau akan mencari alternatif substitusinya (Budi Sutedjo
Dharma Oetomo, 2002 : 16 -17).
2.
Nilai Informasi
Kualitas suatu informasi tergantung dari tiga hal,
yaitu :
·
Akurat, berarti informasi harus bebas dari
kesalahan-kesalahan dan harus jelas mencerminkan maksudnya.
·
Tepat pada waktunya, berarti informasi yang diterima
tidak boleh terlambat.
·
Relevan, berarti informasi tersebut mempunyai manfaat
dari pemakainya.
D. Ciri-Ciri Informasi
1.
Terbaru,
2.
Tepat waktu,
3.
Relevan,
4.
Konsisten.
Sumber
Tidak ada komentar:
Posting Komentar